Evaluasi Kinerja BPR, Plt Wali Kota Dorong Penguatan Modal serta Optimalkan Target 2026

  • Kategori Berita
  • By Diskominfo
  • 21 Apr 2026

Evaluasi Kinerja BPR, Plt Wali Kota Dorong Penguatan Modal serta Optimalkan Target 2026

MADIUN – Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menghadiri audiensi dengan Perumda BPR terkait laporan kinerja 2025 dan triwulan I 2026 di Balai Kota Madiun, Selasa (21/4). Audiensi ini menjadi forum evaluasi untuk memastikan kesehatan BUMD tetap terjaga sekaligus memperkuat peran BPR dalam mendukung program strategis pemerintah daerah.


Dalam kesempatan tersebut, BPR memaparkan capaian kinerja yang tumbuh signifikan sepanjang 2025, mulai dari peningkatan aset, ekspansi kredit, laba yang melampaui target, hingga membaiknya rasio kesehatan bank. Capaian tersebut menjadi pijakan penguatan peran BPR sebagai BUMD yang sehat, produktif, dan adaptif.


BPR Kota Madiun mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Aset tumbuh 40,85 persen menjadi Rp167,7 miliar, kredit naik 38,38 persen menjadi Rp128,38 miliar, dan laba melampaui target dengan realisasi Rp4,8 miliar. Kualitas kesehatan bank juga menguat, ditandai NPL gross turun menjadi 4,91 persen dan NPL net 0,24 persen, dengan mayoritas indikator dalam kategori sehat.


Plt wali kota mengapresiasi capaian tersebut, namun menegaskan pertumbuhan BPR harus memberi dampak lebih besar bagi penguatan program strategis pemerintah daerah.


“Secara prinsip saya mendukung penguatan BPR, termasuk rencana penambahan modal. Tapi harus jelas pengembangannya untuk apa, programnya apa, dan manfaatnya kembali ke pemerintah serta masyarakat seperti apa,” tegasnya.


Menurutnya, BPR tidak cukup hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga harus menjadi instrumen yang menopang program pembangunan daerah, termasuk pembiayaan UMKM, dukungan terhadap program pemerintah, hingga penguatan ekosistem layanan keuangan daerah. Ia juga meminta BPR berani meningkatkan target bisnis 2026 dan tidak bermain aman.


 “Kalau bisa target dinaikkan, ya harus berani challenge. Jangan main aman. Internal harus siap,” tambahnya.


Dalam forum tersebut, Plt wali kota juga menekankan pentingnya penguatan layanan dan inovasi BPR, termasuk membuka ruang agar BPR mampu mengambil peran lebih luas dalam mendukung ekosistem layanan keuangan daerah.


Dengan penguatan kinerja tersebut, Pemkot Madiun menargetkan BPR Kota Madiun tidak hanya menjadi BUMD yang sehat dan produktif, tetapi juga menjadi motor penggerak pembiayaan daerah, penguatan UMKM, serta instrumen strategis mendukung pembangunan Kota Madiun.    (Bip/rat/diskominfo)