Puncak WBR Jadi Sarana Plt Wali Kota Laporkan Hasil Intervensi Permasalahan di Kelurahan Sasaran

Puncak WBR Jadi Sarana Plt Wali Kota Laporkan Hasil Intervensi Permasalahan di Kelurahan Sasaran
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 12 Sep 2026
  • 20 kali dilihat

Puncak WBR Jadi Sarana Plt Wali Kota Laporkan Hasil Intervensi Permasalahan di Kelurahan Sasaran

MADIUN – Giat Wali Kota Bersama Rakyat (WBR) di bawah kepemimpinan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun benar-benar berubah. Seperti gelaran WBR kali keempat di tahun ini yang berlangsung untuk wilayah Kecamatan Kartoharjo. WBR diawali dengan keliling di tiga kelurahan yang menjadi sasaran. Puncaknya, gelaran dialog dengan masyarakat mengemuka, Jumat (11/9) malam. Dialog yang berlangsung di Lapak Taman Obor Kelurahan Oro-Oro Ombo tersebut juga menjadi sarana Plt wali kota melaporkan hasil intervensi masalah di kelurahan sasaran yang telah dilakukan. 


‘’WBR malam ini saya gunakan untuk laporan terhadap permasalahan yang telah kita pecahkan di masing-masing kelurahan,’’ kata Plt wali kota. 


Pola giat WBR memang diubah. Rangkaian kegiatan diawali dengan keliling di kelurahan yang menjadi lokus sasaran. Untuk gelaran kali ini ada Kelurahan Kartoharjo, Oro-Oro Ombo, dan Kelurahan Klegen. Plt wali kota bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkeliling menuju titik-titik prioritas yang sebelumnya sudah dilakukan pendataan masing-masing kelurahan. Berbagai permasalahan pun langsung diberikan solusi. Plt wali kota juga memberikan tenggat waktu untuk memastikan penyelesaian. Mulai penyelesaian saat itu juga, H+7, H+30, atau H+60.


‘’Jujur saja problem yang dihadapi masyarakat cukup banyak. Kita lihat di Musrenbang ada usulan tetapi belum terealisasi. Makanya filternya ada di pak lurah-bu lurah. Lurah harus turun, datanya yang nantinya saya kunjungi. Kalau belum masuk program, akan kita eksekusi langsung,’’ terangnya. 


Hal itu penting mengingat kondisi di masyarakat yang dinamis. Berbagai permasalahan darurat bisa saja baru terjadi sehingga tak masuk dalam usulan Musrenbang. Hal-hal seperti itu tentu memerlukan waktu jika harus masuk program pembangunan. Padahal, kondisinya perlu penanganan segera. Plt wali kota menangkap hal tersebut dan turun untuk memberikan penyelesaian langsung. 


‘’Sehingga hal-hal yang benar-benar darurat tetapi tidak masuk, bisa kita eksekusi langsung. Kita kan tidak tahu, misalnya ada kondisi rumah yang tiba-tiba rusak,’’ ungkapnya.


Berbagai penyelesaian yang dilakukan seperti penutupan TPS di Jalan Pudak. TPS yang dikeluhkan masyarakat tersebut langsung ditutup Plt wali kota sehari setelah peninjauan. Ada juga masalah pengerukan sedimen yang masih menunggu datangnya alat. Namun, paling tidak sudah ada kepastian penanganannya. Itu semua dilaporkan Plt wali kota dalam puncak WBR dengan perwakilan masyarakat di tiga kelurahan tersebut. Seperti gelaran WBR sebelumnya, berbagai pelayanan juga mengemuka. Mulai layanan cek kesehatan, layanan administrasi kependudukan, pelayanan perpajakan, hingga sembako murah, dan lain sebagainya. 


‘’Saya ini laporan ke masyarakat, wong aku ki pelayan,’’ pungkasnya. (ws hendro/agi/diskominfo)

Awak Sigap