Madiun Kejar Target Bebas TBC 2030, Skrining Diperluas hingga Keluarga dan Tetangga

Madiun Kejar Target Bebas TBC 2030, Skrining Diperluas hingga Keluarga dan Tetangga
  • Kategori Berita
  • Oleh Admin Daffa
  • 26 Oct 2026
  • 61 kali dilihat

Madiun Kejar Target Bebas TBC 2030, Skrining Diperluas hingga Keluarga dan Tetangga

MADIUN – Deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah penularan tuberkulosis (TBC) di Kota Madiun. Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mendorong skrining menjangkau orang-orang terdekat, terutama keluarga dan tetangga, agar warga yang terpapar dapat segera teridentifikasi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Madiun menuju Kota Madiun bebas TBC pada 2030.


Hal tersebut disampaikan Plt wali kota saat memberi arahan dalam Gerakan Serentak Skrining TBC Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kecamatan Manguharjo, Senin (26/10). Menurutnya, pemeriksaan tidak cukup hanya menyasar warga secara umum, tetapi juga perlu memperhatikan orang-orang terdekat yang berisiko terpapar apabila ada anggota keluarga yang menderita TBC.


“Targetnya skrining ini bahwa kita bisa mendeteksi preventif warga kita yang terpapar TBC. Ini sesuai dengan arahan kita sudah mempunyai data. Makanya dengan skrining ini khususnya di orang terdekat. Keluarga, tetangga,” ujar Plt wali kota.


Plt wali kota menjelaskan, masih ada warga yang belum menjalani skrining. Karena itu, pemeriksaan perlu terus diperluas agar potensi penularan dapat diketahui lebih awal. Deteksi dini menjadi penting untuk memastikan warga yang terindikasi TBC segera mendapatkan tindak lanjut dari tenaga kesehatan.


“Dari hari ini kan masih banyak yang belum di skrining ya. Ini kan berisiko nanti kalau memang tidak di skrining khawatirnya nanti nyebar,” jelasnya.


Plt wali kota juga menekankan pentingnya mengintegrasikan skrining TBC dengan program CKG. Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara bersamaan, termasuk pemeriksaan TBC menggunakan X-ray dan pemeriksaan kesehatan rutin lainnya.


“Ya, satu ini kan langsung sekarang tidak hanya sosialisasi tapi langsung satu dengan cek kesehatan gratis. Ini paket hemat. Cek kesehatan gratis arahan Pak Prabowo. TBC arahan Prabowo ini dijadikan satu,” ungkapnya.


Melalui langkah tersebut, Pemkot Madiun berharap semakin banyak warga yang terjangkau layanan pemeriksaan sehingga kondisi kesehatan masyarakat dapat teridentifikasi lebih dini. Plt wali kota juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan orang-orang di sekitarnya dan tidak mengucilkan warga yang terindikasi TBC, melainkan mendorong mereka mendapatkan penanganan.


“Karena TBC itu bisa sembuh. Bukan tidak bisa sembuh. Sehingga targetnya warga yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan ini semakin meluas dan identifikasi apapun penyakitnya ini sudah mulai kelihatan,” pungkasnya.

(Bip/rat/diskominfo)