Digelar Ditempat Terbuka, Parade 1.000 Rebana Lomba Keterampilan dan Seni PAI Jadi Sarana Kuatkan Mental Siswa

Digelar Ditempat Terbuka, Parade 1.000 Rebana Lomba Keterampilan dan Seni PAI Jadi Sarana Kuatkan Mental Siswa
  • Kategori Berita
  • Oleh Admin Daffa
  • 01 Nov 2026
  • 57 kali dilihat

Digelar Ditempat Terbuka, Parade 1.000 Rebana Lomba Keterampilan dan Seni PAI Jadi Sarana Kuatkan Mental Siswa

MADIUN – Parade 1.000 Rebana serta Lomba Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam berlangsung seru di Kota Madiun, Sabtu (31/10) malam. Kegiatan peringatan Hari Santri 2026 tersebut diikuti ribuan peserta didik tingkat SMP. Kegiatan sengaja digelar di tempat terbuka untuk sarana penguatan mental peserta. Kegiatan semakin menarik karena dihadiri Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun.


‘’Kreativitas anak harus diberi ruang. Kemarin lomba kaligrafi ada di sekolah-sekolah, sekarang harus tampil di umum. Harus dimunculkan di luar sekolah. Sebuah karya bisa membanggakan apabila bisa dinikmati orang lain,’’ kata Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun.


Berbagai lomba tersaji dalam kegiatan yang berlangsung di Pahlawan Religi Center (PRC) ini. Mulai, Al Banjari, MTQ, pidato keagamaan, kaligrafi, poster islami, dan video keislaman. Selain pelajar kegiatan juga diikuti guru dan kepala sekolah. Hadirnya kegiatan diharapkan memberikan ruang kompetensi dan kompetisi religus dalam bidang pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang berbalut Budaya Islami Nusantara. 


‘’Terima kasih kepada anak-anakku semuanya. Kalian luar biasa berani tampil di luar. Ini sesuatu yang bagi saya membanggakan. Butuh mental untuk tampil di depan ribuan orang. Ini aset-aset Kota Madiun nanti ke depannya,’’ terangnya.


Karya-karya kaligrafi para peserta juga mendapatkan perhatian tersendiri. Plt wali kota menginstruksikan karya-karya tersebut dibeli Pemerintah Kota Madiun melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Nantinya, karya tersebut akan dipajang di kantor-kantor OPD tersebut. Hal itu seperti saat gelaran Madiun Melukis beberapa waktu yang lalu.


‘’Saya ingin karya anak-anak ini dipajang di balai kota, di kantor-kantor dinas. Semua yang ikut lomba difasilitasi. Supaya apa? Supaya mereka yang punya karya bisa mencintai pemerintah melalui karya tentu juga sebagai apresiasi akan karya mereka,’’ terangnya. 


Plt wali kota berharap kegiatan untuk rutin digelar ke depan. Selain memberikan ruang kreativitas anak, kegiatan juga sekaligus untuk mengukur hasil pembelajaran pendidikan agama Islam dan menjaring talenta siswa dalam bidang agama. 


‘’Kalau soal akademik sudah lah, sudah luar biasa anak-anak kita. Tetapi harus juga diimbangi dengan non akademik seperti ini,’’ pungkasnya. (bip/agi/diskominfo)

  • Bagikan: