--}}
Jadi sekarang pembangunan fisik polanya kita ubah. Pembangunan yang akan dilaksanakan harus dipaparkan dahulu. PU juga harus mengajak dinas terkait. Yakni, dinas yang akan memanfaatkan, yang maintenance, dan yang akan bertanggung jawab setelah jadi nanti. Jadi sekarang pembangunan tidak bisa hanya satu dinas. Ini penting agar pembangunan terkoneksi dengan baik dan pemanfaatannya optimal.
Pola ini penting untuk pembangunan selanjutnya. Kita memang sudah punya kawasan yang menarik. Ada Pahlawan Street Center (PSC), ada Pahlawan Religi Center (PRC), dan masih banyak yang lainnya. Tetapi tentu kita tidak boleh berpuas sampai di situ saja. Kita harus terus bergerak. Makanya, kawasan baru akan kita munculkan. Biar semakin menarik orang untuk datang.
Kemarin, saya memimpin rakor dan pembinaan pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Madiun. Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada teman-teman di sana. Secara umum saya puas dengan apa yang dipaparkan. Teman-teman PU sudah bisa menangkap apa yang Pemkot inginkan.
Kita memang berencana menghadirkan lima kawasan baru. Yakni, Pasar Mojorejo, Pasar Barang Bekas Jalan Hayam Wuruk, Pembangunan Kawasan Proliman Patung Pendekar, Pembangunan Sentra Kuliner Rimba Darma, dan Pembangunan Sport Center di Rimba Mulya. Pasar Mojorejo dan Pasar Barang Bekas di Jalan Hayam Wuruk ditarget mulai pembangunan Juli-Agustus nanti. Sedang, tiga lainnya saya ingin perencanaan beres akhir tahun ini. Harapannya, tahun depan langsung eksekusi.
BAGUS PANUNTUN
#kotamadiun #baguspanuntun #majumendunia #madiun
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun